This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

This is Slide Post By : Darmawan Fajri

Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Karakteristik Pendidikan Aceh Khususnya Aceh Utara

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
    Kualitas guru honor dalam materi pembelajaran di Aceh khususnya di Aceh Utara bukan hanya terletak pada jiwa dan raganya yang akademis yg telah ditempuh atau gelar titel Sarjana yang telah diperoleh namun secara pribadi saya secara hakiki kualitas seorang guru ataupun PNS terletak bagaimana guru tersebut dapat membawa siswa-siswanya memperoleh ilmu pendidikan minimal 9 Tahun dan berhak mendapatkan yang selayaknya yang mereka bimbing mengingat di zaman Era Globalisasi serba modern pendidikan masih minim di Indonesia serta peralatan praktek juga serba terbatas khususnya di daerah pedalaman Aceh Utara.
   
    Bukti dari keseriusan Pemerintah dalam menanggapi hal tersebut antara lain yaitu bagaimana cara membentuk calon pengajar yang handal dalam mendidik siswa di Aceh dalam bidang pendidikan yang bertujuan untuk mengurangi kekurangan jumlah tenaga pengajar  pendidikan sekaligus mengapresiasi ataupun mendorong siswa di Aceh supaya generasi nantinya dapat mewujudkan Aceh yang maju sehingga dapat dipublikasikan ke Negara lainnya bahwa generasi yang berintelektual dan berkompentensi.

    Maka dengan itu saya selaku "Relation Reseprentative Aceh Utara" menghimbau kepada seluruh warga Aceh khususnya Aceh Utara dapat membantu sarana dan pra sarana yang masih minim di Aceh khususnya Aceh Utara sekaligus membatu ide ataupun saran-saran masukan yang membangun demi kebersamaan kita semua demi kelancaran pendidikan putra daerah di Regional Aceh.

2. Permasalahan
    Bagaimana mengatasi minimnya pendidikan di Aceh untuk bisa "Belajar Tuntas / Motivasi Belajar" dan hasilnya memuaskan.

3.Tujuan 
- Memberi masukan kepada pihak yang bersangkutan (Pengawas Sekolah) untuk memaksimalkan proses   yang aktif di setiap sekolah atau lembaga pendidikan.
- Memberi binaan kepada pihak Kepala Sekolah agar mampu menyukseskan dan memprioritaskan agar menjadi sekolah yang berkwalitas.
- Membantu sarana dan pra sarana kepada sekolah-sekolah pelosok yang masih minimnya alat dan perlengkapan praktikum.
- Memberi bahan masukan kepada Guru Honor dalam hal referensi mengambil keputusan dalam metode mengajar terhadap siswanya.
- Memberi masukan kepada orang tua siswa dalam membekali anaknya menuntut ilmu pendidikan dan dorongan yang maksimal dilingkungan luar sekolah.

BAB II
PEMBAHASAN MASALAH

A. Kemampuan seorang guru honor
    Pembelajaran adalah simbol seorang Guru, perlu kita ketahui kemampuan seorang team pengajar sangat berpengaruh terhadap siswa yg di didiknya bahkan seorang guru harus mampu membentuk siswa yang cerdas dan berbakat dalam dunia pendidikan sehingga guru yang tidak mematuhi sistim belajar mengajar akan di pecat atau jabatan fungsionalnya di non aktifkan. Tugas dalam hal pembelajarannya sangat ditentukan oleh seorang yang berprofesi guru khususnya guru honor dalam menjalankan tugasnya setidaknya guru tersebut harus memiliki kemampuan dan sikap sebagai berikut :
    1. Menguasai kurikulum
    2. Menguasai metode dan Evaluasi
    3. Menguasai materi 
    4. Setia terhadap tugas
    5. Disiplin

B. Penyusunan Program
    Dalam hal penyusunan program pendidikan tidak asing lagi bagi kita, akan tetapi hal yang demikian perlu keseriusan seorang guru dalam mengajar antara lain :
   1. Sebelum menyusun program seorang guru harus mengetahui jelas materi yang diajarkan, sasaran dan kurikulumnya
   2. Program yang disusun harus di Evaluasi tiap per semester agar mampu mengubah pola pendidikan di Aceh menjadi lebih bermutu.
   3. Guru harus memahami dan menyadari pentingnya program pembelajaran bukan hanya sekedar data bukti administrasi yang dilengkapi tetapi bagaimana instrument dan cara mengajarnya supaya hasil pendidikan kedepan nya baik dan bermutu.

BAB III
KESIMPULAN

A. Adapun kesimpulan yang dapat saya simpulkan berdasarkan metode dan program yang akan dijalankan antara lain :

1. Kinerja pendidikan di Aceh khususnya Aceh Utara perlu di evaluasi kembali serta sistem manajemennya diubah berdasarkan keputusan Dinas Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas).
2. Setiap siswa yang dididik berhak mendapatkan Pendidikan Gratis selama 9 Tahun tanpa biaya apapun. 
3. Pemerintah Indonesia perlu membentuk team lapangan guna mencapai pendidikan yang selayaknya khususnya Aceh Utara.
4. Perlu perhatian khusus dari Pemerintah dalam mendanai biaya pendidikan agar setiap program yang dijalankan tercapai dan mampu melahirkan generasi yang bermutu.


   Hanya ini presentasi yang dapat saya simpulkan selaku team NGO " Relation Reseprentative Aceh Utara" Guna mempermudah kinerja nantinya yang dihibahkan  Dana Pemerintah Jepang khusus Aceh dalam bidang pendidikan dan saya mengharapkan perhatian dari pembaca bahkan seluruh warga Aceh khususnya Aceh Utara agar membantu dan mendukung program ini, apabila ada masukan yang membantu dari saudara demi membangun pendidikan Aceh sangat kami harapkan sekian dan terima kasih.
                          Aceh Utara, 28 April 2011
                                                    Team NGO Relation Reseprentative Aceh

                                                                Darmawan Fajri , ST





                                                                                             






  

   


Ingin Memilikimu

Ku tak bisa luluh hatinya
Ku tak bisa menyentuh cintanya
Ku tak bisa mengartikan 
Ku tak bisa melupakan bayangan

Mungkin dengan puisi bisa meluluhkan
Mungkin dengan bernyayi bisa menyentuh
Mungkin dengan merasakan bisa mengartikan
Mungkin dengan melelapkan bisa menghilangkan bayangan

Sepenuhnya ku ingin...
Meluluhkan, menyetuh, mengartikan 
dan menghilangkan bayangan
namun seiring dengan waktu bergerak
tak mampu memiliki dan mempudarkan 

antara ingin memiliki 
anatra ingin menghilangkan
cahaya itu tetap memantul tiap langkah

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites